Selasa, Januari 21, 2014

Satu per satu akan menghilang; pergi

Awalnya, kesunyian adalah taman hening yang mendamaian. Setelah itu, setelah orang-orang menaruh kenangan mereka satu per satu; yang lalu pergi dan menghilang, maka kesunyian bukan lagi taman hening yang mendamaikan, melainkan kegelisahan dan kesibukan menuntaskan rindu yang datang bergilir.

Satu per satu di antara mereka akan pergi dengan meninggalkan foto-foto kenangan. Yang tentunya tidak akan mungkin terulang lagi. Uang tidak akan mampu mengembalikan waktu dan kesempatan.

Yang ingin kusampaikan dengan jujur adalah bahwa kesepian itu sering menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Keinginan selanjutnya adalah 'melupakan' perkara yang menyedihkan. Kemudian, jauh dari orang-orang yang mengecewakan. Meski dengan penuh kesadaran itu tak mungkin terhindarkan, setidaknya mereka tidak berada di dekatku.
Sebuah kepastian, kematian akan datang. Level tertinggi dari sebuah perpisahan. Tak ada yang bisa menghalau dan tak ada yang kuasa menghindarinya.

Duuh…..aku tak mengerti apa yang sedang kukatakan, berbicara kesunyian, kesepian, dan kematian. Padahal aku punya banyak orang-orang terdekat. Mungkin karena mereka tidak sedemikian dekat di jiwaku.

Seperti itulah rasanya perpisahan bila tak lagi sejiwa. Meski raga saling berdekatan, berbicara dan tertawa ala kadarnya, rasanya hambar. Tak lagi di jiwa. Dulunya soulmate. Tapi sekarang tinggal mate-nya (baca : mati) ; tanpa soul.

Tidak menyakitkan, tapi mengecewakan. Rupanya seperti itu akhir dari setiap per-soulmate-an. Rasanya berbeda dengan patah hati.
Menyadari ; akhir dari pertemuan adalah perpisahan, dan setiap perpisahan akan menjadi manis bila ikhlas dan saling memahami dunia masing-masing.
Kesunyian sebelum ada kenangan, itu lebih baik. Sebab, ia tak melahirkan kerinduan pada siapa pun. Mungkin ini hanya persoalan hidup. Bukan tentang kesepian, dan kematian. Bukan pula karena tak mampu menanggung rindu. Bukan juga menyesalkan setiap kenangan. Hanya ingin kesunyian yang indah. Tanpa ada galau yang meracau.

Mungkin juga karena hujan yang selalu bersimbah kenangan di negara manapun (inbox sms sekitar sebulan yang lalu). Bukan soal kematian.

Nn

Artikel Terkait

Satu per satu akan menghilang; pergi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email